Sabtu, 06 Agustus 2016

Pembubaran Panitia MUBES HPMY 2016 se-Jawa dan Bali

         




Gate Wiyai.06/16. Dalam rangka pembubaran Panitia Mubes HPMY 2016 se-Jawa dan Bali yang telah terlaksana dengan baik selama 3 hari dari tanggal 29-31 bulan Juli 2016. Yang menjadi tuan rumah adalah Korwil Jakarta dengan dana sebesar Rp. 350.000.000.00,- . Seusai memulangkan Peserta Mubes, kami adakan  kegiatan pembubaran Panitia di Provinsi Banten, tepatnya di Pante Anyer-Jawa Barat.
Disana kami melakukan beberapa kegiatan, yaitu:
1. Pertandingan persahabatan dengan Warga 2 Tim
2. Mandi-mandi di Pante Anyer
3. Makan
4. Berfoto bersama.
    
          Dan kami pulang Jam 18:30Wib, kami sudah mulai meninggalkan pante. Jumlah kami yang  jalan adalah 42 orang anggota IPMY korwil Jakarta. 5 orang Wanita dan selebihnya adalah Pria. Di perjalanan kami tempuh selama kurang lebih 4 jam.

          Dalam perjalanan kami lewati banyak pabrik industri, pabrik semen Jakarta dan banyak pabrik lainnya, masuk keluar tol kami lakukan, kami lewati juga banyak padang sawa yang kami lewati disebelah kanan dan kiri.

          Tidak menutup kemungkinan bahwa dalam perjalanan yang jauh memang sangatlah membuat lelah, dan keadaan seperti itu tidak membuat satu keputusan yang sama, pada akhirnya juga kami ambil kesimpulan bahwa sebagai penghibur dalam perjalanan kami putuskan untuk mendengar lagu hiburan. Namun terjadih pro-kontra antara kami sediri. Hal inilah yang membuat hingga suasana agak berubah menjadi tegang.

          Dan yang membuat Kaka2, Teman2 semua jadi marah pada saat Bus yang kami tumpangi saat mengisi BBM kami bergegas turun dan hendak pergi ke Toilet untuk buang air, karena mengantre tidak tepat naik Bus makanya membuat semua penumpangnya menjadi marah.

          Cuaca pada hari ini sangat mendukung karena sangat cerah untuk kami melakukan kegiatan sesuai dengan Jadwal dalam rangka Pembubaran Panitia MUBES 2016 se-Jawa dan Bali ini.

          Kami baru tiba di tempat kegiatan tepat jam 10:54 Wib, setelah kami menjalani kegiatan kami pulang.
Pada saat pengujung dari pada kegiatan kami pada hari ini, satu hal lagi bahwa, terjadi kesalah pahaman antara kaka Niko Kobak dan kaka Mansir Pusop. Karena dalam pertandingan kaka Niko berambisi untuk menggantikan kaka Nas Sobolim tetapi ditolak oleh kaka Mansir sebagai manager Persikimo para putaran ke-2. Maka, kaka Niko marah dan langsung membuka kaostum dan langsung meninggalkan lapangan pertandingan.

Penulis : Gideon M. Adii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar